Dalam rangka menyukseskan program Pergunu yang bekerjasama dengan Madrasah, MA NU Hasyim Asy’ari 2 Kudus mengadakan Workshop Dinamika Kekerasan antara Guru dan Siswa, antara Perlindungan Guru dan Perlindungan Anak. Bertempat di Aula MA NU Hasyim Asy’ari 2 Kudus, Rabu (30/03/22).
Kegiatan ini dibuka oleh Bapak Drs. H. Rumadi, M.Ag. dan Bapak Imron Rosyidi, S. H. I., M. Pd. Selaku Kepala Madrasah . Dan tujuan diadakannya workshop ini adalah untuk sosialisasi tentang penyuluhan hukum, tentang pelanggaran yang terjadi antara wali murid dengan guru dan dampak sikologisnya, Ujar Bapak Drs. H. Rumadi, M.Ag. Selaku Ketua PC Pergunu Kudus.
Ada bebrapa materi pokok yang disampaikan. Materi yang pertama mengenai Dinamika Kekerasan antara Guru dan Siswa, materi yang kedua Perlindungan Guru dan Perlindungan Anak, dn yang ketiga Dampak Sikologisnya Baik Bagi Guru dan Siswa. Materi mengenai kesadaran hukum disampaikan oleh Yusuf Istanto, S.H., M.H. Dan materi yang lainnya disampaikan oleh Tinon Citraning Hari Suci, S.Psi., M.Psi., Psikolog.
Bentuk kekerasan yang terjadi di sekolah pada umumnya yaitu kekerasan fisik dan kekerasan psikis yang dapat mengganggu sikolog baik untuk guru dan murid. Tentunya dengan diadakan workshop ini, guru dan orangtua harus bersinergi dalam membina anak didik serta mengedepankan cara damai dan kekeluargaan untuk mengatasi setiap masalah yang terjadi. Kasus kekerasan akan terus menumbuhkan kebencian, dendam, ketidakpercayaan, dan kecurigaan orangtua dan masyarakat terhadap pihak sekolah.
Akhir kata, semua persiapan yang kita lakukan dalam kegiatan Workshop Dinamika Kekerasan antara Guru dan Siswa, antara Perlindungan Guru dan Perlindungan Anak di MA NU Hasyim Asy’ari 2 Kudus diharapkan dapat berjalan dengan baik.

